06 Mei 2008
Hyperbilirubinemia
Hyperbilirubinemia merupakan suatu keadaan dimana kadar bilirubin dalam darah meningkat dan menampakkan ciri-ciri ikterus patologis
HYPERBILIRUBINEMIA DIBEDAKAN MENJADI
A. Ikterus Fisiologis
Timbul pada hari ke 2 dan ke 3 bayi lahir dan akan menghilang pada hari ke 5-7
B. Ikterus Patologik
Ikterus terjadi dalam 24 jam pertama setelah kelahiran, menetap selama 2 minggu
PENYEBAB HYPERBILIRUBINEMIA
1. Inkompatibilitas Golongan Darah Ibu – Janin (RH - ABC)
2. Adanya Pendarahan Tertutup
3. Defisiensi Enzim G6PD
4. Penggunaan Obat Sulfurazole Dan Salisilat
5. Asidosis Metabolik
6. Pada Bayi Dari Ibu Yang Menderita Diabetes
BAGAIMANA CARA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN PENYAKIT HYPERBILIRUBINEMIA
• PERAWATAN DI RUMAH
1. Jemur Bayi Di Sinar Matahari Antara Pukul 07 - 09 Wib
2. Berikan Minum Bayi Sesering Mungkin, Antara 2 – 3 Jam Sekali
• PERAWATAN DI RUMAH SAKIT
1. Terapi Sinar
2. Pemberian Obat Fenobarbital
3. Pemberian Albumin
4. Tranfusi Tukar
DERAJAT IKTERUS MENURUT “ KRAMER ”
• Kramer 1 : Kuning pada daerah kepala dan
leher
• Kramer 2 : kuning sampai dengan badan ke
atas (pusar ke atas)
• Kramer 3 : kuning sampai badan bawah
hingga lutut hingga siku
• Kramer 4 : Kuning sampai pergelangan
tangan dan kaki
• Kramer 5 : kuning sampai daerah tangan
dan kaki
TANDA DAN GEJALA
Bayi kelihatan kuning, malas menyusu, nafsu minum berkurang, reflek menelan dan menghisap lemah, kencing berwarna kuning pekat, BAB seperti dempul, gerakan tangan atau kaki lemah
Apabila sudah menggangu syaraf akan timbul tremor dan iritable
KOMPLIKASI
Akibat dari Hyperbilirubinemia dapat terjadi kernikterus/ensepalopati dan selanjutnya bayi bisa kejang, cacat ,mental dan kematian
